The death of Rosa Wolf
Author: Kenta7483
Tittle:The death of Rosa Wolf
Tittle:The death of Rosa Wolf
Genre: Mistery
Cast:- M.Arief
- M.Naufal
- M.Syauqi
- Mathari M
- Chief King
Di pagi yang cerah,Arief sedang bersantai di rumahnya. hari ini hari minggu,sehingga Arief dapat bersantai dari sekolahnya dan tugas sampingannya sebagai anggota detektif di kepolisian.
Lalu terdengar suara Mathari dari luar.
"Arief,Arief!" teriak Mathari
"Ada apa sih, hari minggu masih aja nyari gua" kata Arief kesal
"ada tugas dari gubernur,katanya ada seorang remaja perempuan tewas di depan kota Grimsborough" kata Mathari
"terus gue yang di suruh ngerjain tugas itu?" tanya Arief
"Ya" jawab Mathari singkat
"ya udah gue siap-siap dulu untuk olah TKP" Kata Arief sambil masuk ke kamarnya lagi
Setelah bersiap mereka pergi ke kota Grimsborough
Setelah sampai,mereka langsung melakukan olah TKP. Setelah olah TKP,Arief mengirim Mayat korban yang diketahui identitasnya bernama Rosa Wolf. mereka pun menemukan pisau berdarah yang diduga sebagai alat untuk membunuh dan menyegelnya di kantong steril untuk sebagai bukti.
"kita harus mengirim mayatnya ke lab autopsy" seru Mathari
"ya udah,panggil ambulance untuk mengantarkan mayat ini ke ruang autopsy" kata Arief kepada Mathari
Setelah itu Arief mencatat laporan
LAPORAN
Korban : Rosa Wolf, Remaja putri,bersekolah di SMP Grimsborough
Pembunuh : belum di ketahui
Senjata : Pisau
Profil pembunuh: belum di ketahui
Mathari segera memanggil Ambulance dan mengirimkan ke Lab Autopsy
Di lab Ofal sedang memeriksa mayat korban. Setelah 5 menit, Ofal memberikan laporan ke Arief.
Laporan di terima Arief, lalu Arief mengganti isi laporan
LAPORAN
Korban : Rosa Wolf, Remaja putri,bersekolah di SMP Grimsborough
Pembunuh : belum di ketahui
Senjata : Pisau
Profil pembunuh:
- Bertangan kanan
Setelah selesai menulis laporan Arief menuju sebuah gubuk yang tidak di pakai untuk mencari jejak orang yang pernah melewati jalan itu.
" Mat,sini deh" panggil Arief
"ada apa?" kata Mathari sambil menuju Arief
"ini ada potongan potongan kain yang robek dan berdarah,kita harus menyatukannya kembali" Kata Arief
"ya udah ayo kita pergi ke pos" ajak Mathari
setelah menemukan petunjuk,Arief dan Mathari pergi menuju pos Detektif di kepolisian.setelah itu mereka segera mengeluarkan potongan kain dan mengembalikannya seperti semula. setelah di kembalikan,ternyata itu seragam bola bernomor 9.
"kalau begitu, ini bisa di pastikan bahwa si pembunuh adalah anggota klub bola/futsal" kata Arief
"ya,ayo kita kasih barang ini ke divisi pembunuhan" Kata Mathari
Mereka berdua pergi ke divisi pembunuhan, ketika selesai memberikan barang bukti. mereka di beri laporan oleh Samuel king,Chief Police Officer, bahwa si pembunuh menggunakan topi berwarna biru. dan ada dua tersangka
- Ash Bison, anggota geng viper yang tertangkap ketika mengutil di sebuah toko kecil di dekat jalan
- Matt Barry,pacar korban
Setelah sampai Arief menulis kembali laporan
LAPORAN
Korban : Rosa Wolf, Remaja putri,bersekolah di SMP Grimsborough
Pembunuh : belum di ketahui
Senjata : Pisau
Profil pembunuh:
- Bertangan kanan
- Memakai topi biru
- memakai baju bernomor sembilan
"sepertinya ini sudah cukup untuk menjerat si pelaku" Kata Arief dengansemangat
"ayo kita jerat si pembunuh" Ajak Mathari ikut bersemangat
Mereka berdua pun pergi ke divisi pengadilan dan mengecek status tersangka
1.Ash Bison,pengutil
memakai topi biru,tangan kanan,dan memakai baju tanpa angka
2.Matt Barry,Pacar korban
memakai topi biru,tangan kanan,dan memakai seragam bernomor sembilan
setelah mereka meliht profil tersangka,mereka menyimpulkan bahwa si pembunuh adalah Matt Barry. mereka pun membawa Matt Barry ke pengadilan.
Di pengadilan
"apa pembelaan anda" kata Hakim Anggi
" dia berselingkuh di belakangku,dia pantass mendapatkan balasannya" kesal Matt Barry
"kau dihukum 15 tahun penjara, sidang di tutup" kata Hakim Anggi
Selesai sidang Arief dan Mathari kembali ke pos untuk beristirahat sebentar. lalu Arief bertemu dengan Chief King lagi.
"Officer Arief dan Mathari,kalian ditugaskan untuk mengecek Ash tentang kegiatan geng bengalnya" kata Chief King
"Siap Chief" kata mereka berdua kompak
setelah itu mereka pun bertanya pada Ash.
"baiklah Ash,coba ceritakan ke kami tentang geng Viper" Desak Mathari
"tidak ada yang perlu aku bicarakan" Kata Ash membuat Mathari kesal
"bailah Ayo Mat,kita ke TKP awal,kami bisa membuatmu hidup di neraka" kata Arief
"pergilah,aku tidak peduli.......... jika kalian tidak bisa, itu bukan masalahku" Kata Ash
Arief dan Mathari kembali ke TKP awal dan menemukan sebuah pistol
"bagaimana kalau kita mencari sidik jari" Ajak Mathari
"itu ide bagus" kata Arief
tidak butuh waktu lama untuk menemukan sidik jari,mereka pun menemukannya dengan cepat dan mengirim sidik jari itu ke Oqi di lab. Arief dan Mathari menunggu selama 3 jam dan menghabiskan waktunya di SeVel(7 11).
setelah menunggu 3 jam,Arief mendengar laporan dari Walkie Talkienya
"Arief,sidik jari yang kau temukan di pistol sesuai dengan sidik jari Ash" kata Oqi dari seberang WT
"oh bagus,makasih Qi" kata Arief dan menutup WT-nya
"ada Apa?" Mathari bertanya dengan penasaran
"sidik jari yang kita temuin,sama dengan sidik jarinya Ash" Kata Arief
"bagus, semoga si idiot itu tidak memiliki izin senjata api" kata Mathari
"ayo kita harus bicara dengan Ash sekarang" ajak Arief
setelah sampai di kepolisian mereka segera bertanya ke Ash
"baiklah,kami menemukan pistolmu dan sidik jari mu di pistol itu" Kata Mathari
"oke,kalian mendapatkanku,nama ketua geng ku adalah Salvador Cordero" Kata Ash
"baiklah kau dibebaskan dan kasus ini ditutup"Kata Arief
Tidak ada komentar:
Posting Komentar